Posts

Ramadan vibes is in the air!

Hari ke-7 Bulan Ramadan Udah mellow aja kok tiba-tiba udah hari ke 7. Hiks ga mau cepat-cepat berlalu rasanya😢 Udah 2-3 taun ke belakang gue bahagia banget tiap momen bulan puasa, padahal dulu-dulu biasa aja dan cenderung ngeluh "laper" doang, pengen cepet-cepet lebaran pokoknya 😂  Punya privilege sekolah di sekolah islam bertahun-tahun dan besar di keluarga yang (agak) religius bikin gue tetep sadar untuk melakukan ibadah Ramadan TAPI cuma sekadar formalitas, ga nemu esensinya, maksudnya yaa malu aja gitu kalo ga ikut ngelakuin 😂 xixixi. Meskipun dulu hanya sekedar menjalankan kewajiban dan ikut-ikutan, alhamdulillah ada saatnya ternyata bisa ngerasain Ramadan Vibes sesungguhnya yang sampai ke hati.  Mau merekam kegiatan Ramadanku taun ini yaaa! sebenernya agak takut dan pesimis bisa optimal apa engga, karena baru pertama kali ya bulan puasa dengan kondisi sudah bekerja fulltime, WFO dengan office hour 😰 Tapi ternyata... ya lemes say hahaha Hari pertama entah kenapa LEME...

You met the man of your dreams, then what? (a self reminder)

I was excited about someone. Right after those first conversations, I dive in head first, effortlessly. That is when I met the man of my dreams. The strangest one but feels familiar. When we really want to find love and we suddenly meet someone who seems to epitomize everything we've been looking for, maybe we've decided based on this person's qualities, characteristics, what they look like, how they act, what they are doing in life, etc. then it's like ;   "This is the love we've been looking for; he's representing the hope I've been longing for, "   and all of a sudden there was nothing more important in the world than securing this person. At first, I felt relieved that I had finally found the person. But the next second, it became anxious. Yes, I wanted to get closer and turn it into something lasting, but I felt that person was out of reach, and I'm not sure how he felt about me. So the first thing I had to do was secure my relationship wi...

can't believe it's 24

 Udah lama engga berani nulis karena menghindar hobi menulisku yang kadang suka kelepasan curhatnya hehehe. Terus sekarang mau nulis lagi karena udah sanggup nulis lagi dan menggali perasaan sendiri lagi. oke langsung aja deh cuzz 1 tahun ini berjalan lambat banget. Gue merasa ga bergerak ke arah yang benar maupun salah. Setahun belakangan ini gue cuma mau terlihat "all is well" sampai ga bisa lagi membangun koneksi intrapersonal dengan pikiran, tubuh dan hati sendiri. Simply terlihat dari gue ga sanggup nonton drama korea haha. Padahal drama korea akhir-akhir ini banyak yg bagus dengen genre kesukaan gue; slice of life, yang bikin reflect dan bikin baper. Gue sedang menghindari emosi-emosi tersebut gitu ceritanya. Kaya robot deh. Ternyata berasa sekarang bahwa menghindari emosi-emosi tersebut gak bikin gue jadi lebih kuat. Justru sebaliknya, malah merasa semakin bitter dan sensitif. I almost lost my kindness and sweet attittude (hahaha) Ngomong-ngomong tentang 24, kayanya se...

Tips ke Cappadocia tanpa travel agent dari Indo

Image
 Halo! Kayanya gue perlu nulis tentang trip ke Turki gue di awal tahun 2022 ini. Karena banyak tips (yg penting ga penting) untuk gue sendiri (suatu hari nanti kalo kesana lagi) dan untuk temen-temen yang bercita-cita pengen ke Turki juga.  Ke Turki tanpa travel apalagi sama keluarga itu awalnya gue pesimis banget. Untuk gue yang prefer hal-hal yang tidak ribet dan lebih senang yang instan2 sih pengennya pake travel aja. Tinggal duduk manis dan dibawa kemana aja hayu. Tapi setelah gue mencoba 14 hari di beberapa kota di Turki tanpa travel, gue berubah pikiran. Turki akan jauh lebih asik dijelajahi dan dinikmati tanpa travel agent dari Indo. Kalo gue udah bilang kaya gitu percaya deh artinya engga ribet eksplor Turki tanpa travel *tetep ya harus mempelajari beberapa hal dulu kaya misalnya transportasi umum, hotel, wilayah2 yang mau dijelajahi* di situ aja ribetnya but it's all worth it. Hal ini belum tentu berlaku untuk negara lain hahah mungkin kalo ke korea atau jepang g...

Komunikasi Konflik adalah bukti cinta

lagi ga bisa tidur dan udah lama ga nulis opini random cringe ala Malika so here it is Cinta. Setuju kan kalau cinta bukan cuma perasaan abstrak? Cinta adalah kata kerja yang juga sebuah perilaku. Bagaimana perilaku yang membuktikan cinta? Banyak dong, salah satu yang paling terkenal adalah teori 5 love language test karya Gary Chapman. nah menurutku ada 1 perilaku cinta yang fundamental dan harusnya berlaku untuk semua orang dengan love language apapun, yaitu; komunikasi bukan... bukan  wajib lapor sehari 3 kali atau sehari sekali dst (kalau ini sih kebiasaan dan kesepakatan masing-masing aja kali ya) tapi komunikasi saat konflik. Sebelum ngomongin komunikasinya balik lagi deh, apa sih tujuan orang berpasangan? untuk hidup bersama selama-lamanya kan? hidup bersama, bahagia, tentram dan beribadah kepada Allah (jika konteksnya menikah)  Apa sih yang melandasi orang tersebut memutuskan untuk bersama? pasti saling mencintai. Namun dalam perjalanannya, ketika dua manusia berbeda m...

Look back (list 13)

  List the labels and expectations that have been placed on you by family, friends, colleagues, and others hahaha kayanya ini uneg2 bgt ya sebenernya ga semuanya gue masukin hati sih, but here they are "papa mamanya ustad ustazah pasti anaknya solehahh" -tetangga, keluarga jauh I could say it's not true nor 100% wrong hahah anggep aja doa kali ya. Darkside of this fact is gue pernah muak bgt sama hal yg berbau religius because i grew up with those stuff a lot like dicekokin bgt ga di rumah ga di sekolah. Hasil analisis gue atas fenomena yang gue rasakan dan yang gue lihat dari sekeliling gue, ternyata bisa ada dua kondisi kalo kita dibesarkan di lingkungan atau dengan cara yg religius banget:  1. Akan sangat terjaga, tumbuh dan memiliki passion dan value yang sama seperti ayah ibunya 2. Akan berkebalikan. HAHHAHA i guessed i am the number two but not in a very extreme way. TAPIII namanya juga doa orang tua, ada ko saat dimana pada akhirnya gue gak sekeras dan se-rebel itu...

Coping stress #ChitChatWithMals

 Pengen ngobrol aja, sama diri sendiri. Tapi kalo ada orang lain yang baca, selamat menyimak!💕 Coping Stress 🌟Menghadapi stres menurut gue adalah sebuah seni. Ga ada buku manualnya atau rumus tertentu yang applicable untuk semua orang. Mengatasi stres juga sebuah proses atau perjalanan. Pengalaman, pelajaran, lingkungan kedewasaan dan banyak faktor eksternal maupun internal lainnya yang berpengaruh dan secara gak sadar membentuk kita untuk punya cara-cara tertentu dalam berhadapan dengan stresor yang selalu ada dalam kehidupan ini😥. Stres mungkin tingkatannya macem-macem yang bagi setiap orang.  Bisa jadi bagi gue hal x bikin  kepikiran gelisah tak menentu😌, tapi bagi orang lain hal tersebut dibawa santuy aja atau sebaliknya😇. Cara kita dealing with a monster called stress  biasanya berubah seiring berubahnya fase hidup yang kita hadapi  atau akan menyesuaikan sama besar kecilnya hal kita anggap "masalah" tersebut. Intinya sih manusia itu emang unik. macem...